Minggu, 05 Februari 2012

i'm is me..

hhuahuhaii....


buat kamu yang sedang baca tulisan ini.. perkenalkan namaku hana. Banyak ya nama hana di bumi ini, pasti kamu juga ‘ga asing dengar nama ini kaaan.. yah walaupun begitu aku tetap tak berminat untuk dipanggil dengan nama lain. aneh soalnya.

oke, lanjut yaa.. aku seorang makhluk berkelamin perempuan. yaiyalah.. dari namanya juga udah ketauan kalii.. >,<

sekarang usiaku masih 19 tahun.. usia yang sudah diujung tanduk menuju kepala dua. makanya aku begitu menikmati masa-masa ini. masa-masa akhir kepala satuku. hiks.

Aku seorang mahasiswi di satu-satunya universitas negeri yang berada tepat di Jakarta. Aku mahasiswi fakultas mipa, jurusan biologi, prodi pendidikan biologi. Entah mengapa aku bisa berada di prodi ini, kini. Menurutku, semua yang ku jalani saat ini seperti sebuah ‘kecelakaan’, hehe serem bener dengernya.

Jujur, aku tak pernah bermimpi untuk menjadi seorang guru biologi. Ya, kalaupun menjadi guru  dulu waktu kelas 5 SD aku sempat berkhayal jadi guru matematika dan sebagai percobaan boneka-boneka di rumah kujadikan siswa-siswaku. hihi, lucu kalo inget. Dan khayalan itu pernah menjadi kenyataan.  Semester dua kuliah, aku mengajar privat matematika kelas 3 SMA jurusan IPS, yang mau Ujian Nasional dan SNMPTN. Dengan modal nekat memang, aku aja SNMPTN ‘ga lulus, ini ngajarin anak orang.hhe.. Salah satu alasan aku memilih biologi karena sejak kelas dua SMA pernah sedikit memperdalam ilmu ini karena ditunjuk guru biologi sebagai salah satu perwakilan SMA untuk olimpiade biologi di sebuah universitas swasta.

Aku juga ga pernah kepikiran untuk masuk UNJ. Ikut-ikutan temen aja sih sebenernya, ikutan daftar walaupun belum pernah melihat rupa kampus ini sebelumnya. Ternyata aku lulus dan temanku tidak. Sudah takdir sepertinya. Pun aku diterima di kampus UIN Jakarta juga di jurusan biologi jalur UMB. Ada apa ini?? dua-duanya biologi. kupikir Allah sudah punya rencana indah yang sampai kini pun belum kutemukan jawabannya.

Hemm.. aku masih mengingat dengan jelas, beberapa cabang ilmu yang ingin ku pilih, psikologi, sastra, ilmu gizi, kesehatan masyarakat, matematika dan biologi. Banyak ya, makanya aku bingung bukan kepalang saat harus mengambil 2 pilihan di kunci jawaban soal-soal ujian masuk universitas. Dan setelah seluruh pengumuman ujian usai, akhirnya ku putuskan untuk memilih Biologi UNJ dengan resiko menjadi anak kostan di Rawamangun, Jakarta Timur.

Sejak saat itu kehidupanku berubah. Makan seadanya, jarang sarapan, nyuci nyetrika baju sendiri, mandi sendiri (yaiyalah), sakit ngurus diri sendiri, pulang kuliah selalu setelah magrib, jadi aktivis di beberapa organisasi kampus, pulang ke rumah seminggu sekali, ga jarang dua sampai tiga minggu sekali. Aku punya tetangga di kostan, tapi kebanyakan mereka sudah lulus dan kerja (red: ngajar), jadi hanya sedikit bahasan yang bisa dibicarakan bersama karena perbedaan usia kami. Aku juga perempuan tertutup, sulit terbuka dengan orang lain yang tidak akrab. Kekuranganku ini sering menyulitkan ketika aku berinteraksi sosial dengan orang-orang di sekitar. Oh, ya aku juga punya teman sekamar yang juga teman satu jurusan, Vera namanya. Ia biasa dipanggil Cuil. Tapi, aku tetap memanggilnya vera. Selain aku tidak suka dipanggil dengan nama lain, aku juga tidak suka memanggil temanku dengan nama selain panggilan pertamaku untuknya.

Oya, soal beberapa cabang ilmu yang gagal ku pilih itu. Allah sudah mengaturnya. Dalam hal matematika, kugunakan kemampuanku dengan menjadi bendahara beberapa event besar di kampus. Dalam hal psikologi, Allah menjadikanku salah seorang advokat kampus dan membuatku menjadi informan dan konsultan beberapa hal. Dalam hal sastra, aku masih bisa menulis tanpa harus kuliah di bidang itu. Kesmas dan ilmu gizi masih belum kutemukan wadahnya, namun ku yakin Allah sudah punya rencana. Bukankah skenario Allah itu lebih indah. Bukan begitu bukan?

Aku suka menulis, membaca, menikmati musik yang tidak berisik, belajar pun penah menjadi hobi tapi entah mengapa kini kemalasan semakin menjadi. Ahh,, sungguh aku rindu masa-masa itu, saat aku rangking satu, saat ku buat matematika luluh, hingga ku dapat nilai sepuluh, nilai UN dua puluh tujuh, bahasa inggris dan MIPA menjadi favoritku, dipuji banyak teman dan bapak ibu guru. Aku benar-benar rinduuu... -,-

Sejak SMP aku suka mengarang puisi, teman-teman ku tau itu. Sudah seratus lebih sepertinya jika ku arsipkan semua, tapi sayang ada beberapa yang berserakan entah dimana. Makanya mulai sekarang aku akan mengarsipkan semua tulisanku disini, di blog ini. Biar tak ku simpan sendiri, tapi yang lain juga bisa menikmati, siapa tau menginspirasi. Dulu kebanyakan tema puisiku tentang cinta. Biasa lah, anak SMP dan SMA lagi norak-noraknya sama cinta monyet. Sekarang temanya sudah lebih meluas, lebih bebas.


Akhirnya harus kuucapkan. Cukup sekian. Sampai disini dulu kawan. Lain kali ku lanjutkan. Dengan cerita yang ku harap menyenangkan.

Salam kenal.. Semoga tidak menyesal.. ^^

1 komentar: