Ada yang tahu apa itu MTA? Bagaimana rasanya jadi MTA??
Di kalangan mahasiswa tentu
singkatan ini tidak asing lagi, khususnya mahasiswa seperti saya ini.. MTA = Mahasiswa
Tingkat Akhir. Saya menyandang gelar itu sejak semester semester lalu, bagaimana
rasanya kawan? Rasanya pengen cepet-cepet pake toga.. Tapi semua harapan harus ada
proses yang harus dilalui dan saya sedang menjalani detik-detik proses itu
sekarang. Semester delapan saya akan mengambil PPL, SPS, SHP dan Skripsi. Saya
akan mencoba. Saya akan berusaha untuk menuntaskan keempat pilihan saya itu.
Saya yakin dan saya percaya bahwa saya akan lulus di waktu yang tepat dan saya
berharap waktu yang tepat itu adalah tahun 2013..
Kemarin sore saya mengajukan beberapa judul penelitian. Ada satu judul yang insyaAllah akan saya pertahankan untuk tetap menjadi judul penelitian saya. Tapi saya masih harus bertemu kaprodi lagi untuk memberikan referensi dan meyakinkan beliau bahwa judul tersebut bisa untuk dijadikan penelitian. Mohon do’anya..
Oya, satu hal yang seringkali mengganjal ketenangan hati saya. Hal buruk yang seharusnya tidak saya rasakan. Saya masih menjadikan kelulusan itu sebagai sebuah beban. Entah kenapa sejak di bangku kuliah, saya baru merasakan adanya beban dalam proses pembelajaran saya. Saya tidak tahu alasan pastinya, apakah karena saya salah jurusan? tapi masuk jurusan biologi adalah pilihan saya.. Mungkinkah saya yang salah memilih? Apakah saya yang tidak tahu bagaimana memilih jurusan yang benar sesuai minat dan potensi saya? Apakah jika saya berada di jurusan lain yang juga dulu saya pilih, saya akan tetap seperti ini? Apakah karena masalah profesi guru yang akan saya sandang setelah lulus nanti? Apakah karena IP saya yang pernah dibawah tiga? Apakah karena saya saking tidak inginnya mengecewakan orang tua jadi saya sangat khawatir jika IPK saya nantinya tidak memuaskan dan tidak lulus kuliah empat tahun?
Sepertinya pertanyaan terakhir menjadi salah satu faktor dan mungkin beberapa pertanyaan sebelumnya juga menjadi beberapa faktor atau bahkan seluruh pertanyaan tadi adalah seluruh faktor yang menorehkan warna kegelisahan di hati saya?
Apapun itu, saya tidak ingin kelulusan saya menjadi beban hati dan pikiran saya lagi. Yang harus saya lakukan hanya berusaha, berdo’a dan berikhtiar. Bukan begitu kawan?
Oya, mulai minggu depan saya sudah ke sekolah loh,, tempat saya akan mengajar biologi. Mohon do’anya ya..
Allah,, aku yakin Engkau selalu bersama di setiap langkah, harapan dan perjuangan saya.
Ya Allah,, kuatkan kaki saya untuk terus melangkah, kuatkan hati saya untuk terus berharap, kuatkan diri saya untuk terus berjuang. Seluruhnya saya lakukan untuk kebahagiaan orangtua saya..
Ya Allah,, tenagailah kesungguhanku ini..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar